WA CENTER : 0853 7447 0070

MENJADI PRIBADI YANG BERKELIMPAHAN RAHMAT

Oleh: Kamrizal Syafri Adam

Diantara bentuk rahmat Allah pada hamba-Nya adalah, Dia jadikan hamba itu menjadi pribadi yang berkelimpahan rahmat. Pribadi yang memiliki rahmat melimpah pada yang lain. Sosok yang selalu menebarkan rahmat pada selain.

Rasulullah adalah orang yang banyak mendapat curahan rahmat dari Allah, sehingga dia pun menjadi orang yang kehadirannya paling banyak memberi rahmat, bahkan bagi semesta.

Allah berfirman: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam”. (QS al-Abiya’, 21; 107).

Pribadi yang penyayang, penuh cinta, pemurah, suka menolong, suka berbagi, wajah cerah, hangat, pemaaf, mudah akrab, pandai menghibur dan membuat orang nyaman,, itu adalah gambaran dari orang yang banyak mendapatkan karunia rahmat Alllah, sehingga rahmat itu melimpah pada yang lain, menyebar pada sekitar.

Allah berfirman: “Maka berkat rahmat Allah lah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut pada mereka, sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitar mu, karena itu maafkan lah mereka dan mohonkan ampun untuk mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Dan jika engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkal lah pada Allah, sengguhnya Allah menyukai orang orang yang bertawakkal:” (QS Ali Imran, 3:159).

Orang ini sungguh beruntung di dunia dan di akhirat. Di dunia ia mendapatkan kebahagiaan batin, karena sesungguhnya bahagia akan muncul ketika seseorang membahagiakan orang lain. Dia akan mendapatkan cinta dan kasih sayang, karena sifat kasih dan sayang itu adalah menyebar pada sekitar, dan akan memantul balik pada asalnya.

Orang ini juga akan bahagia di akhirat, dalam syurga, tempat berlimpah kasih sayang. Dia juga beruntung dengan jaminan terbebas dari neraka.
Rasulullah SAW bersabda:

جرم على النار كل هين لين سهل فريب من الناس (أحمد)

Artinya: “Diharamkan masuk neraka, setiap pribadi yang lembut, halus, mudah, dan dekat (akrab/hangat) ,” (H.R Ahmad)

Maka sosok pribadi yang ramah, lembut, hangat, pemaaf, mudah, akrab, halus budi, manis tutur kata, adalah cerminan orang yang banyak mendapat curahan kasih sayang dari Allah..

Sebaliknya jika ada orang yang kasar, bertindak kejam, tak peka, tak perasa, wajahnya dingin, pendendam, penuh benci, angker, suka menyusahkan dan mempersulit urusan orang, itu adalah indikasi bahwa orang itu tidak punya stock rahmat yang memadai, bahkan ia defisit kasih sayang. jangankan untuk dibagi dan di sebar, untuk dirinya dan orang terdekatnya saja, kadang Ia tidak bisa mencurahkannya. Orang ini bahkan tidk punya kasih sayang pada orang tua nya, pada istri dan anak nya, pada tetangga, keluarga dan lain lain

Orang ini sejatinya layak dikasihani, ia tak punya kasih sayang, karena ia tidak mendapatkan asupan kasih saying, ia defisit kebahagiaan. Ia tidak bahagia, sehingga tak bisa berbagi kebahagiaan.

Orang ini dibenci dunia dan di laknat di akhirat. Dikutuk oleh penduduk langit dan bumi. Di dunia ia sengsara, di akhirat ia juga sangat menderita.

Maka, tugas kita adalah menjaga stok rahmat, karunia kasih dan sayang yang Allah anugrahkan sebagai sebuah fitrah, agar ia tetap hidup, dan subur. Kita mesti menjadikan karunia rahmat, pemberian Allah itu, sebagai modal yang dapat dikembangkan, dan di tumbuh suburkan, agar ia melimpah dan meruah. Kita hidupkan dan kita kembangkan dengan ibadah dan ketaatan, dengan menebar kasih dan kepedulian, dengan Qur’an, zikir dan keluhuran. Niscaya Allah akan curahkan rahmat-Nya, Ia akan tambahan sayang-Nya, juga kasih- Nya, sehingga kita makin disayang Allah, dan makin di cinta oleh hamba-Nya.

Yuk, menjadi pribadi penuh kasih sayang, pemurah dan dermawan, ramah penuh kelembutan, hangat penuh keakraban, suka mempermudah dan meringankan, gemar tersenyum dan memaafkan. Insya Allah, dengan Ini akan terwujud janji Allah, “Sayangilah oleh mu yang di bumi, niscaya akan sayang padamu yang di langit”

#risalahcharity #berkahbahagia #sodaqocommunity

[wafm_form id="1" title="Sedekah Online"]